Ori-ind.com - Gaya Promosi Berjualan Online yang Harus Anda Hindari

Menjalankan sebuah bisnis dengan model berjualan secara online, tentunya merupakan salah satu jenis kegiatan yang menyenangkan. Kenapa bisa demikian? yan tentu dengan berjualan secara online, anda tidaklah perlu lagi capek untuk berangkat ke kantor, atau membuka sebuah toko hingga harus berkeliling menawarkan produk yang anda jual kepada para calon konsumen. Disini, berjualan secara online cukup dan bisa dijalankan dengan media perangkat komputer/smartphone yang online terkoneksi internet.

Dengan hanya mengandalkan metode pemasaran berupa foto dari produk, video, ataupun penjelasan diskripsi dengan menggunakan skil internet marketing, tentu sudah banyak sekali ratusan produk hingga ribuan mampu terjual melalui media online internet dalam waktu yang relatif cukup singkat. Disini sudah terlihat nyata, oleh karena itu anda jangan heran apabila menemui seseorang yang kerjanya hanya dirumah saja namun memiliki uang yang banyak

Yang menjadi masalah disini, akibat makin banyaknya persaingan dalam perdagangan melalui media online, sudah banyak sekali para penjual online melakukan promosi produknya secara sembarangan. Promosi yang sembarangan yang dilakukan oleh si pebisnis online tersebut malah menjadi hal yang menggagu orang lain serta menjadikan toko online yang dimilikinya memiliki nilai atau kesan yang murahan.

Tentu apabila anda menjadi si pebisnis online tersebut, sekiranya bisa menghindari tindakan tersebut serta bisa untuk menjaga sikap disaat melakukan promosi. Berikut ini saya berikan beberapa contoh gaya promosi jualan online yang terkesan mengganggu yang nantinya bisa anda hindari.

1. Promosi jualan melalui komentar pada Instagram.

Instagram ini merupakan sebuah sosial media internet yang saat ini menjadi booming yang memiliki basis media gambar. Tentu jumlah pengguna dari instagram ini sendiri makin banyak serta banyak juga para pebisnis online yang ikutan mendaftar. Yang unik disini di negara indonesia, para penjual online melalui akun instagramnya kebanyakan melakukan promosi dengan ngawur.

Misalnya saja disaat ada artis terkenal mempostingkan foto di akun instagramnya, banyak sekali penjual online menawarkan produk dagangannya melalui fitur kolam komentar. Sangat sekali tidak nyambung dan bisa dikatakan sangatlah mengganggu. Nah apabila anda juga menggunakan trik seperti ini dalam strategi bisnis online anda, apakah efektif? atau menjadi sebaliknya, justru bisa merusak citra bisnis yang anda miliki.

2. Komentar di Forum-Forum yang Berisi Promosi

Banyak juga kasus terjadi pada forum-forum yang sudah memiliki banyak sekali member, sering muncul akan postingan promosi akan produk yang berbeda sekali dengan tema isi tread forum tersebut. Tidakan dengan model promosi seperti itu tentu sangat memalukan sekali dan bisa jadi malah menjatuhkan nama baik toko online yang anda miliki.

Tidakan tersebut juga pasti akan mendapatkan tindakan yang tegas dari si admin pemilik forum online tersebut. Tindakan ini dilakukan dengan menghapus tread postingan promosi atau bahkan hingga akun si penjual tersebut dihapus keanggotaannya pada forum tersebut (banned). Biasanya forum tersebut menyediakan khusus tempat untuk postingan promosi, biasanya pada kategori khusus jualan online atau promosi bisnis.

3. Membuat Terlalu Banyak Postingan atau Thread Promosi yang Sama

Untuk sebisa mungkin memperoleh banyak konsumen untuk membeli produknya secara online, akhirnya si penjual menggunakan sebuah cara yang bisa dikatakan kurang tertib yaitu dengan cara memperbanyak postingan atau tread pada forum onlinie ataupun layanan soasial media. Hal ini banyak kasus terjadi pada forum jual beli dimana si penjual memposting lapak promosinya lebih dari satu dengan judul yang sama dan produk yang sama pula. Si penjual ini tentu sangat tidak menghormati si penjual yang lainnya yang juga menginginkan fasilitas yang dimiliki forum tersebut.

Penjual ini memiliki anggapan bahwa semakin banyak tread, tentu akan semakin besar peluang untuk mendapati banyak konsumen. Disini anda harus tetap ingat bahwa pada konsumen online sebagian besar lebih suka stalking lebih dahulu, kemudian mengecek harga dan kualitas dengan membandingkan penjual yang lainnya. Nah disini apabila yang muncul hanya tread milik anda, tentunya si calon konsumen ini akan merasa jengkel dan akirnya tidak membeli dan langsung close.

4. Melakukan Promosi dengan Memenuhi Beranda Facebook

Di facebook, tentu anda pernah menjumpai orang jualan online yang berpromosi dengan brutal, yaitu dengan brutal memposting akan status berisi promosi ataupun menggunggah gambar promosi di facebook. Disetiap menit selalu muncul yang memberikan dampak postingan orang lain cepat tenggelam akibat terlalu banyaknya postingan dari si penjual. Hal ini tentu bukan malah memberi dampak bagus, melainkan berdampak dihapusnya dari pertemanan karena sudah dianggap menggagu privasi orang lain. Cara tersebut justru terkesan sangat murahan dan sangatlah tidak efektif.


5. Hastag Yang Tidak Sesuai Dengan Spesifikasi Produk

Hal ini juga menjadi pengalaman saya pribadi. Ketika saya mencari dengan kata kunci dengan hastag #raisa pada akun instagram saya, saya tidak tau mengapa yang muncul banyak sekali di hasil pencarian yang tidak ada hubunganya sama sekali dengan Raisa. Di hasil pencarian tersebut banyak sekali penawaran produk dagangan yang sebenarnya tidak saya cari yang tentu membuat saya menjadi tidaklah nyaman.

Memang memakai cara promosi dengan hastag tidak ada larangannya, namun coba pikirkanlah sekali lagi apakah cara tersebuit bisa dikatakan efektif atau malah terkesan menjadi sangatlah murahan? Trik ini memang sudah banyak dilakukan oleh banyak penjual online terutama pada sosial media yang sudah memiliki fitur pencarian kata kunci yang menggunakan hastag, seperti halnya instagram serta Twitter.